mitramediaindonesia.com
Jember — Di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner, nama Sate Umar kini semakin dikenal berkat kegigihan pendirinya, Fendi, yang memulai usahanya dari nol pada tahun 2009. Menariknya, perjalanan Fendi dibangun tanpa campur tangan orang tua maupun dukungan permodalan dari bank. Semua ia rintis dari keringat sendiri, berbekal tekad, istiqomah, dan kerja keras. (6-12-2025)
Fendi memulai usahanya dengan modal yang sangat minim. Pada 2009, ia hanya bermodalkan bonek (bondo nekat) dan peralatan sederhana hasil tabungan dari pekerjaannya. Dengan kemampuan meracik bumbu yang dipelajari secara otodidak serta resep keluarga, ia memberanikan diri membuka sebuah lapak kecil di pinggir jalan dengan nama Sate Umar, terinspirasi dari seorang sahabat dekat yang dulu selalu memberikan dukungan atas mimpinya.
Pada masa awal merintis, berbagai tantangan harus ia hadapi. Pendapatan belum stabil, peralatan sering rusak, dan semuanya harus ia tangani sendiri. Namun Fendi selalu memegang prinsip bahwa kualitas rasa dan pelayanan adalah kunci utama.
“Saya selalu percaya, kalau rasa enak dan pelayanan baik, orang pasti kembali,” ujarnya.

Selama bertahun-tahun, Fendi konsisten menjalankan usahanya tanpa bergantung pada pinjaman bank atau bantuan modal besar. Setiap perkembangan usaha sepenuhnya berasal dari hasil penjualan dan pengelolaan keuangan yang disiplin. Dari satu gerobak sederhana, kini Sate Umar telah berkembang menjadi lima cabang di Kabupaten Jember, dan dua di antaranya dikelola langsung oleh Fendi, termasuk layanan katering.
Salah satu cabang yang menjadi kebanggaan Fendi adalah Sate Umar Tegal Besar, yang kini menjadi salah satu rujukan kuliner masyarakat lokal berkat cita rasa otentik, daging yang empuk, serta bumbu kacang khas racikannya.
Hingga kini, Sate Umar dikenal sebagai salah satu kuliner favorit masyarakat Jember. Fendi menjadi contoh inspiratif bagi para pemuda bahwa keberhasilan dapat diraih tanpa harus memiliki modal besar, asalkan dibangun dengan kesungguhan, konsistensi, dan keberanian memulai.
“Kalau mau sukses, mulai saja dulu. Ikhtiar dan istiqomah kepada Allah SWT. Pelan-pelan, asal konsisten, hasilnya pasti terlihat,” pesan Fendi memberikan motivasi.
pewarta (tim)



