Mitramediaindonesia.com
JEMBER – Ramadhan bukan sekedar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum memperkuat empati dan memperluas kepedulian.
Di hari ke 15 di bulan Ramadhan Tim MAKI Jatim dan Yayasan Laskar Jahanam pada hari kamis (5/3/2026) sore yang berlokasi di depan halaman kantor Yayasan Laskar Jahanam Jalan Pierre Tendean Kelurahan Karangrejo Kecamatan Sumbersari berjalan dengan tertib dan lancar menjadi penanda bahwa nilai berbagi terus dihidupkan dalam tindakan nyata.
Lokasi depan halaman kantor Yayasan Laskar Jahanam dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan titik strategis perlintasan kendaraan dan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan berbagi yang digagas sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan.
Menu yang dibagikan yaitu 250 pak lontong dan soto ayam lengkap dengan kentang goreng, bihun dan irisan gubis plus sambal. Lalu 250 pak kurma, 250 es sirup melon dan isian blewah, lalu 250 pak 2 jenis kue basah yang dibagikan kepada pengguna jalan juga masyarakat sekitar.
Program tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan emosional antara MAKI, Laskar Jahanam dan warga.
Dalam perspektif nilai keagamaan dan sosial, berbagi di bulan Ramadhan memiliki makna yang mendalam.
Ramadhan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, serta kepekaan terhadap sesama, terutama mereka yang berada dalam keterbatasan.
Setiap paket takjil yang dibagikan bukan sekedar makanan pembuka puasa, melainkan simbol perhatian, solidaritas, dan kebersamaan.
Keberadaan mereka di ruang publik membawa pesan bahwa MAKI dan Laskar Jahanam adalah sahabat masyarakat, termasuk dalam momentum religius seperti Ramadhan.
Masyarakat yang menerima takjil menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Tim MAKI Jatim dan Yayasan Laskar Jahaman.

Senyum dan sapaan hangat yang terjalin di antara aparat dan warga menjadi gambaran harmonisasi yang terus dibangun.
Di bulan penuh berkah, kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, menghadirkan keteduhan serta harapan di tengah kehidupan masyarakat.
(Vans/Red)



