Bupati Dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma Menyampaikan Nota Penjelasan Bupati Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024

mitramediaindonesia.com

Lumajang, — Bupati Dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma menyampaikan Nota Penjelasan Bupati terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 yang bertempat Ruang Rapat Paripurna DPRD Lumajang Senin,(10/03/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lumajang menyampaikan bahwa nota penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ini merupakan bagian dari upaya transparansi dan akuntabel Pemerintah Kabupaten Lumajang terhadap penggunaan anggaran daerah.

“LKPJ Tahun Anggaran 2024 ini merupakan bentuk dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang telah dijalankan sepanjang tahun lalu. Kami berharap, laporan ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki dan menyempurnakan program-program yang telah berjalan,” ujarnya.

Bupati Lumajang juga menjelaskan beberapa pencapaian penting yang telah diraih selama tahun anggaran 2024, antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kabupaten Lumajang.

Selain itu, Bunda Indah juga menyampaikan terkait tutupnya wisata Grojogan Sewu ini merupakan upaya menciptakan keamanan, ketertiban, serta meningkatkan pengelolaan pariwisata yang lebih baik dan berkelanjutan di Lumajang.

“Jadi, setelah saya evaluasi saya cek kembali ternyata kita tidak memiliki peraturan daerah yang mengatur tata kelola destinasi wisata di kabupaten Lumajang,” tegasnya.

Bupati juga berharap upaya ini mampu meningkatkan keamanan pengunjung, menata kembali sistem pengelolaan wisata, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk menjadikan kawasan wisata lebih tertata, nyaman, serta bebas dari praktik pungutan liar yang dapat merugikan wisatawan maupun masyarakat sekitar.

“Kami mengambil langkah untuk menjaga ketentraman masyarakat untuk ketertiban, dan ini sudah saya diskusikan dengan TNI-POLRI, Kajari sudah kami beri tahu. Saya sudah mengeluarkan surat, langkahnya adalah bahwa Grojogan Sewu kita tutup sementara. Dan Tumpak Sewu kita buka dengan pendampingan dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Reporter :imam gozali

Related Posts

Minibus Panther Terjun ke Sungai di Kalibaru, Sopir Alami Luka dan dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Mitramediaindonesia.com Banyuwangi – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur utama Jember–Banyuwangi, tepatnya di depan Lesehan Annuri 1, Dusun Krajan RT 001/RW 001, Desa Kalibarukulon, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Minggu…

Tim Relawan TEMPE ABY Bersinergi dengan Provost Brigif 9/DY/2 Kostrad Bagikan Sedekah yang kaya protein di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

mitramediaindonesia.com Jember, Ramadhan 1447 H – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Relawan TEMPE ABY bersinergi dengan Provost Brigif 9/DY/2 Kostrad menggelar kegiatan sedekah unik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *