Pelayanan Di Atas Rerumputan: Satgas TNI Dan Tetes Harapan Di Gigobak

mitramediaindonesia.com

[ SINAK, PAPUA TENGAH ] — Di tengah bentang alam Papua yang megah, di hamparan rumput ilalang yang menari bersama angin, prajurit-prajurit berseragam loreng itu berlutut. Bukan untuk perang, bukan untuk bertempur—melainkan untuk melayani. Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti, melalui Pos Kout Sinak, menggelar kegiatan teritorial berupa pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. (24/6/2025).

Langit biru dan awan menggantung menjadi saksi ketika prajurit-prajurit tangguh itu mengubah ladang hijau menjadi klinik terbuka. Mereka datang bukan hanya dengan obat-obatan, tetapi juga dengan hati yang peduli. Letda Ckm Muh. Akbar, Amd.Kep., yang memimpin kegiatan tersebut, adalah lulusan Akper Pelamonia Makassar. Di medan seberat apa pun, ilmu dan dedikasinya tak pernah pudar.

Dengan penuh kelembutan, tangan-tangan tentara itu membalut luka, mengukur tekanan darah, mendengarkan denyut nadi harapan. Di balik helm dan rompi anti peluru, tersimpan kasih tulus untuk saudara sebangsa.

“Kami hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tapi mengabdi dengan hati. Kesehatan adalah jembatan kepercayaan antara rakyat dan negara, dan kami akan terus merawatnya,” ujar Letda Ckm Muh. Akbar dengan suara bergetar usai melayani seorang mama Papua yang mengeluh nyeri dada.

Warga Gigobak menyambut dengan senyum yang hangat dan mata yang berkaca. Bagi mereka, kehadiran para prajurit bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga penawar luka, sahabat setia, dan harapan di tengah keterbatasan.

Dari sudut lapangan terbuka hingga pelosok rumput basah, anak-anak, mama-mama, hingga lansia bergantian duduk bersila, menunggu giliran dengan sabar. Di hadapan mereka, tentara bukan sekadar simbol kekuatan, melainkan pelindung kemanusiaan.

Satgas Yonif 700/WYC telah membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya dilaksanakan di medan laga, tetapi juga di medan cinta kasih dan pelayanan.

Dalam heningnya Pegunungan Papua, suara stetoskop menjadi nyanyian pengharapan.

Autentikasi : Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti (red)

Related Posts

Letkol Juni Fitriyan Bangga Prajurit Ksatria Condromowo Lolos Seleksi Diktuba

mitramediaindonesia.com Jember –Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang II TA 2026yang berlangsung di  Sekolah Calon Bintara (Secaba) Rindam V/Brawijaya Sukorejo Jember. Sabtu (18/04/2026). Satuan ini melatih fisik, mental, kepribadian,…

Brigif 9/DY/2 Kostrad Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Insan Pers

mitramediaindonesia.com Jember – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Brigif 9/DY/2 Kostrad menggelar kegiatan santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama dengan insan pers,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *